Pilkda ulang papua barat

Pasangan Bakat Mulai Menyusul

Kompas.com - 16/11/2011, 08:17 WIB

MANOKWARI, KOMPAS.com- Perolehan suara sementara pilkada ulang Gubernur Papua Barat 2011-2016 menunjukkan, pasangan Abraham O Atururi-Rahimin Katjong mulai menyusul dan unggul. Calon gubernur petahana ini mendulang suara terbanyak di lima kabupaten/kota.

Kandidat nomor urut tiga ini meraih suara terbanyak di Kota Sorong (46,3 persen), Kabupaten Fakfak (49 persen), Teluk Wondama (53 persen), Raja Ampat (59 persen), dan Kabupaten Sorong (57,4 persen). Untuk sementara dari delapan kabupaten/kota pasangan Bakat ini telah mengantongi 154.395 suara, atau 41,9 persen dari total suara sah.

Sementara itu, pasangan Dominggus Mandacan-Origenes Nauw (Donor) hanya unggul di Kabupaten Manokwari (55,6 persen) dan Bintuni (43,4 persen).

Di Kabupaten Kaimana, pasangan Wahidin Puarada-Herman Orisoe unggul mutlak dengan raihan suara 58 persen. Adapun pasangan nomor empat, GC Auparay-Hasan Ombaier total perolehan suara sementaranya tak lebih dari dua persen.

Menurut Ketua KPU Kota Sorong Supran, pasangan Bakat unggul dengan mendapat suara 36.070 suara disusul oleh pasangan Wahidin-Herman dengan 24.629 suara. Sedangkan pasangan Donor malah di urutan ketiga karena hanya mendapat 15.659 suara sah.

Kota Sorong merupakan salah satu daerah penentu kemenangan bagi tiap pasangan calon gubernur-wakil gubernur Papua Barat karena jumlah pemilih di kota ini terbanyak, 152.408 orang. Lalu, Kabupaten Manokwari dengan total pemilih 151.535 orang. Dari 11 kota dan kabupaten di Papua Barat, perhitungan suara baru terpantau di 8 kabupaten/kota.

Meskipun Donor unggul di Manokwari dengan perolehan 72.228 suara sah sedangkan Bakat hanya dapat 36.070 suara sah di Kota Sorong, kandidat petahan tetap unggul. Sebab, sumbangan suara untuk kandidat Bakat dari kabupaten lainnya relatif banyak.

"Kami akui di Manokwari Donor punya suara banyak, tapi kami punya harapan suara dari delapan kabupaten lain. Kami optimis bisa meraih 49 persen sampai 51 persen suara," kata Kelly Duwiri, Ketua Tim Pengendali dan Pemenangan Bakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau